2010

Supporting System Mommy & Arga

Di tahun 2010, kampanye ASIx, ASIp dan MPASI rumahan baru mulai kembali gencar. Sebagai orang tua, tentunya Ibu ingin yang terbaik untuk Arga. Tapi nak, untuk tetap memberimu ASI eksklusif / ASIx selama Ibu bekerja (dan kadang keluar kota) itu bukan hal yang mudah. Ada kalanya rasa lelah, tidak enak badan, banyak pikiran, membuat ASI Ibu jadi mampet. Karena Ibu harus menyusui Arga langsung dan sekaligus menabung ASI selama Ibu pergi bekerja, dan semakin kamu besar, kebutuhan ASI mu juga luar biasa. Dalam sekali pompa Ibu bisa mengisi 2 botol penuh berisi @ 120mL ASIp. Itupun Ibu pulang ke rumah dua jam kemudian dan menyusuimu langsung sambil Ibu makan siang di rumah.

Kalau hanya dengan usaha Ibu, rasanya tidak mungkin, nak. Bantuan utama yang pertama adalah dari breastfeeding father yaitu Ayah. Setiap kali kamu sudah selesai nenen, maka Ayah yang sigap menggendong dan menyendawakanmu. Karena tugas Ibu adalah memerah sisa ASI dari payudara Ibu untuk disimpan menjadi ASIp. Ayah jugalah yang mengajakmu bermain ketika kamu bangun di pagi hari agar Ibu bisa mandi dan sarapan terlebih dahulu. Ayah yang menjagamu sepulang kerja sampai jam 11-12 malam sehingga Ibu bisa istirahat 3-4 jam di malam hari. Sisanya Ibu begadang šŸ˜€ atau sebentar tidur sebentar bangun mengganti popokmu dan menyusuimu. Ini Ayah siaga kesayangan kita :*

Arga 5m3

Bantuan utama yang lain adalah dari Uti Diah, Ibu-nya Ibu. Uti-lah yang menjaga dan mengawasimu selama Ibu bekerja. Ada mbak Asih, yang momong kamu tentusaja. Tapi tetap semuanya ditangani Uti Diah langsung atau minimal diawasi oleh Uti supaya keamanan dan kenyamananmu terjaga. Kalau Ibu sedang kecapekan atau ASI kembali mampet, Uti yang akan menggendongmu dan mengajakmu jalan keliling rumah agar Ibu bisa makan dan tidur sebentar untuk memulihkan fisik dan hati Ibu. Supaya ASI Ibu kembali lancar dan Ibu bisa menyusuimu sampai kenyang. Ini Uti kesayangan kita.

Arga 5m2

Selalu ada pilihan yang mudah, nak. Memberimu susu formula, misalnya. Tapi Ibu sudah berjanji bahwa selama Ibu mampu, Ibu akan berjuang memberikanmu yang terbaik. Perjuangannya berat dan berdarah-darah *lebay* tapi it worth every second-nya nak. Ibu bersyukur sekali Ibu berhasil mengantarkanmu (sebentar lagi) untuk lulus ASI eksklusif 6 bulan. Semua yang terbaik untukmu, anakku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s